10 Akibat Duduk Terlalu Lama, Pancing Banyak Penyakit Berbahaya!

KENALI.CO.ID, KESEHATAN – Berdasarkan laman GoodStats yang di ambil dari data BPS rata-rata orang Indonesia bekerja 35-48 jam dalam seminggu pada tahun 2023. Artinya, orang Indonesia yang bekerja lima hari dalam satu minggu rata-rata duduk selama tujuh jam.

Duduk dalam waktu yang lama seperti untuk bekerja dan belajar ternyata memiliki efek samping untuk tubuh. Dilansir dari Healthline, berikut dampak dari duduk terlalu lama.

1. Melemahkan otot kaki dan bokong

Ketika berdiri semua otot bekerja untuk menopang tubuh. Akan tetapi, saat duduk otot kaki dan bokong tidak di gunakan. Pisau yang jarang di gunakan akan tumpul, sama halnya dengan otot jika tidak sering di gunakan. Otot tersebut akan melemah dan mengecil yang di sebut muscle athropy.

Tanpa kekuatan otot kaki dan bokong yang stabil, tubuh akan mudah cedera, dan ini berbahaya karena dapat mengundang banyak penyakit.

2. Bertambahnya berat badan

Bergerak membuat otot melepaskan molekul seperti lipoprotein lipase yang berfungsi untuk memproses lemak dan gula dari makanan yang dimakan. Berdasarkan penelitian, duduk sepanjang hari membuat produksi lipoprotein lipase dalam tubuh menurun yang dapat menyebabkan tubuh bagian belakang melebar. Hal ini juga membuat seseorang lebih berisiko terkena sindrom metabolik.

Salah satu penelitian juga menemukan bahwa seorang pria yang terlalu banyak duduk mengalami kenaikan berat badan lebih banyak di bagian tengah tubuhnya, yang mana bagian tengah tubuh ini merupakan tempat paling berbahaya untuk menyimpan lemak.

3. Nyeri kronis pada punggung dan pinggul

Duduk terlalu membuat punggung dan pinggul tertekan dan menyebabkan pegal dan sakit. Apalagi jika posisi duduk yang tidak benar dapat menyebabkan tertekannya cakram pada tulang belakang dan menyebabkan nyeri dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Warga Jambi Tewas Diterkam Harimau Saat Mendulang Emas

4. Cemas dan depresi

Selain berdampak pada kesehatan fisik, terlalu lama duduk juga berdampak pada kesehatan mental. Perasaan cemas dan depresi banyak dirasakan oleh orang yang terlalu banyak duduk karena mereka kurang melakukan peregangan atau olahraga padahal olahraga dapat membuat kesehatan mental lebih baik.

Ada baiknya mencegah cemas dan depresi dengan rutin melakukan peregangan di sela-sela kegiatan yang sedang dilakukan.

5. Kanker

Meski alasan pastinya belum ditemukan, tetapi penelitian menemukan adanya hubungan antara duduk terlalu lama dengan meningkatnya risiko terkena kanker. Beberapa jenis kanker tersebut di antaranya kanker paru-paru, kanker usus, dan kanker kandung kemih.

6. Penyakit jantung

Terlalu lama duduk dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk stroke. Penelitian menemukan bahwa orang yang terlalu banyak duduk ketika bekerja berkemungkinan dua kali lipat terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang bekerja lebih banyak berdiri.

7. Risiko terkena penyakit diabetes

Penelitian menemukan bahwa orang yang terlalu banyak duduk memiliki risiko terkena penyakit diabetes sebesar 112 persen. Hal ini terjadi karena menurunnya sensitivitas sel tubuh terhadap insulin yang menyebabkan pembakaran karbohidrat dan gula menjadi terganggu.

8. Varises

Duduk dalam jangka waktu yang lama bisa membuat darah menggenang di kaki. Ini dapat menyebabkan varises ringan atau menumpuknya darah di pembuluh darah. Meski tidak terlalu berbahaya, varises ini menyebabkan pembuluh vena berwarna biru gelap atau keunguan, serta menonjol yang menurut sebagian orang tidak sedap dipandang.

9. Deep vein thrombosis (DVT)

Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosit vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi pada vena bagian dalam dan umumnya terjadi di tungkai atau kaki. Penyakit ini sangat berbahaya karena jika sebagian gumpalan darah ini pecah, darah tidak akan mengalir ke beberapa organ seperti paru-paru dan bisa menyebabkan emboli paru.

Baca Juga :  Polisi Beberkan Bukti yang Jerat Yunita Tersangka Pencabulan 17 Anak

Seseorang yang terlalu sering duduk dalam jangka waktu lama berisiko terkena penyakit ini lebih tinggi.

10. Bahu dan leher kaku

Seperti kaki dan bokong, bahu dan leher juga menjadi bagian tubuh yang terdampak saat duduk terlalu lama. Khususnya jika seseorang duduk dan menatap layar sambil membungkuk atau mendongak terlalu lama, akibatnya bahu dan leher menjadi kaku dan pegal.

Bekerja keras itu boleh, tapi jangan sampai mengabaikan kesehatan tubuh. Maka dari itu, jangan lupa melakukan aktivitas fisik di sela-sela jam kerja agar otot tubuh bisa melakukan tugasnya dengan maksimal dan terhindar dari penyakit.

(*AFFAN/KENALI.CO.ID)

ARTIKEL INI PERNAH TAYANG : https://www.idntimes.com

DENGAN JUDUL : https://www.idntimes.com/health/fitness/dewi-maharani-bahtiar/akibat-duduk-terlalu-lama-c1c2?page=all