56 Pegawai KPK Akan Dipecat, Ketua WP Sebut Siapkan Perlawanan Hukum

  • Bagikan

Kenali.co.id, Jakarta –Sejumlah 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan dipecat dengan hormat oleh pimpinan KPK pada 30 September 2021, mengaku sedang menyiapkan langkah hukum atas pemecatan tersebut.

“Kami akan melakukan perlawanan hukum,” kata Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo Harahap kepada awak media, Kamis, 16 September 2021.

Yudi menjelaskan, saat ini dia sendiri belum menerima surat keputusan pemecatan. Gugatan akan dilakukan saat surat keputusan itu sampai ke tangan para pegawai.

Yudi tidak memerinci lembaga yang dipilih untuk melancarkan gugatan pemecatan itu. Namun, dia menegaskan gugatan akan dilakukan karena para pegawai tidak terima dipecat sepihak.

“Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan. Mengapa para pejuang antikorupsi, penyidik, penyelidik, dan pegawai lainnya yang selama belasan tahun ini telah memberantas korupsi namun pada kenyataannya malah diberhentikan dengan alasan TWK,” kata Yudi.

Dia menegaskan, TWK tidak bisa dijadikan dasar pemecatan. Sebab Presiden Joko Widodo sudah memberikan instruksi yang menyebut TWK tidak boleh dijadikan dasar pemecatan pegawai pada Mei 2021.

Yudi juga mendesak Kepala Negara mengambil tindakan lagi. Saat ini, kata dia, cuma Presiden yang bisa menjadi harapan para pegawai yang akan dipecat.

“Kami berharap bahwa keputusan Presiden nanti adalah keputusan yang bijak demi upaya untuk menyelamatkan pemberantasan korupsi,” kata Yudi.

Sebelumnya, sebanyak 56 pegawai KPK yang gagal dalam TWK akan dipecat dengan hormat pada 30 September 2021. Di antaranya yaitu Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo dan penyidik senior Novel Baswedan. (Yusuf/Kenali.co.id)


GOLD POINT JAMBI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *