Aniaya dan Cabuli Anak Tiri, Polisi di Cirebon Jadi Tersangka

  • Bagikan
info seputar jambi

Kenali.co.id, KRIMINAL – Anggota Polresta Cirebon, Briptu CH, yang ditangkap buntut dugaan tindakan kekerasan fisik dan seksual terhadap anak tirinya yang masih duduk di sekolah dasar ditetapkan jadi tersangka.

Polisi Tangkap Pelaku

Setelah sehari menerima laporan pada tanggal 5 September 2022, penyidik lantas melakukan gelar perkara dan menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap yang bersangkutan. CH dikenakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Ilustrasi korban penganiayaan.

Ilustrasi korban penganiayaan.

“Kami gunakan pasal berlapis dan ancamannya cukup berat 15 sampai 20 tahun (penjara),” kata Kapolresta Cirebon, Komisaris Besar Polisi Arif Budiman, kepada wartawan, Selasa, 27 September 2022.

Ditemukan Fakta Kekerasan Fisik

Dia menuturkan dalam proses penyelidikan dan penyidikan ditemukan fakta kekerasan fisik yang didapat korban. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan assesment psikologis dari psikolog trauma healing.

Apabila telah keluar, kata dia, maka berkas perkara akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cirebon. Polisi membuka ruang dan kesempatan bila didapati fakta baru yang ingin disampaikan ke mereka dalam kasus ini.

Ilustrasi penganiayaan.

Ilustrasi penganiayaan.

“Terdapat persesuaian keterangan saksi korban, hasil visum maupun pengakuan tersangka, sehingga penyidik meyakini telah terjadi tindak pidana kekerasan fisik (KDRT) yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. Kami membuka ruang untuk itu, komunikasi dengan penyidik bisa dilakukan apabila pihak dari keluarga korban ini menyajikan fakta-fakta yang lain di sampung fakta yang saat ini sudah disampaikan oleh penyidik melalui keterangan korban maupun keterangan saksi,” ujar dia.

Dilaporkan Istrinya

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum anggota polisi berpangkat Briptu yang bertugas di Polres Cirebon Kota ditangkap petugas unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polresta Cirebon.

Oknum anggota polisi tersebut tersandung hukum setelah dilaporkan istrinya atas dugaan tindakan kekerasan fisik dan seksual terhadap anak tirinya yang masih duduk di sekolah dasar.

Ilustrasi Pencabulan anak

Ilustrasi Pencabulan anak

Tersangka berinisial CH hanya bisa terdiam dan pasrah saat dihadirkan dalam rilis unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polresta Cirebon.

Selain menangkap oknum polisi yang bertugas di Polres Cirebon Kota ini, petugas juga mengamankan pakaian seragam milik korban pakaian sekolah dasar tersebut.,diduga digunakan korban saat terjadinya peristiwa kekerasan baik fisik maupun seksual.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman mengatakan pihaknya telah memproses kasus tersebut sesuai dengan kaidah atau norma yang berlaku.

“Polresta Cirebon tidak tebang pilih atas penanganan perkara ini, mulai dari laporan, langkah penanganan, sampai dengan fakta hukum yang kita dapatkan sampai hari ini, sebagai komitmen kami penanganan kasus ini,” katanya, Senin, 26 September 2022.

(aulia/kenali.co.id)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *