Ayla Merah Terlibat Kecelakaan Maut di Balikpapan

Ayla
Mobil Ayla merah terbang usai diseruduk trailer maut ti traffic light Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022)

Kenali.co.id, Berita NasionalSalah satu kendaraan diseruduk trailer maut di traffic light Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, adalah Ayla merah.

Dalam video rekaman detik-detik kecelakaan beruntun itu, mobil Ayla merah menjadi mobil kedua yang diseruduk trailer maut tersebut.

Ayla merah itu berada tepat di depan mobil pick up putih.Saking kerasnya hantaman trailer maut itu, Ayla merah tersebut sampai terbang ke udara. Setelah itu, mobil tersebut juga terseret sejauh puluhan meter dalam kondisi yang rusak parah.

Ayla merah itu dikendarai oleh pasangan suami istri.

Pasangan suami-istri tersebut juga membawa serta anaknya berinisial A yang masih berusia 4 tahun.

Berdasarkan informasi, suami-istri tersebut saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Beriman dan RSKD Balikpapan.

“Benar, Ibu Marwiah dan Bapak Muh Yamin masih menjalani perawatan intensif. Pak Yamin di RSKD dan Ibu Marwiah masih di RSUD Balikpapan,” kata Yuni, kerabat korban.

Sementara A, saat ini masih berada di Rumah Sakit Ibnu Sina Balikpapan, didampingi petugas medis.

Meski kondisi kendaraan dalam kondisi ringsek, nyaris tidak ada luka pada A.

“Kondisi fisik A, sangat baik. Saat ini psikologi anak sedang melakukan pendampingan,” ungkap Yuni.

Mabes Polri Turun

Sementara, Mabes Polri menurunkan tim Traffic Accident Analisis (TAA) ke lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan maut tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengakui, dari pengakuan awal sopir, truk mengalami rem blong sehingga mengakibatkan kendaraan tak bisa dihentikan.

“Keterangan supirnya truk tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong,” ujarnya, Jumat (21/1/2022).

Akan tetapi, penuturan sang sopir itu belum sepenuhnya dipercaya.

Baca Juga :  Pendaftaran Beasiswa 2023 dari Baznas Riau telah Dibuka, Ini Ketentuannya

Karena itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan mengusut tuntas kasus kecelakaan maut tersebut.

Yuni menambahkan, sekeluarga ini baru saja selesai mengantarkan orang tuanya ke Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Tadi sebenarnya arah pulang ke Samarinda. Mungkin karena belum hafal jalanan di Balikpapan jadinya malah arah kembali ke daerah kota (Muara Rapak),” ungkap Yuni.

Terpisah, petugas RS Ibnu Sina, Haryanto (29) mengatakan, A diselamatkan oleh seorang ibu yang kebetulan berada di TKP kejadian.

“A dibawa oleh ibu-ibu, badannya tinggi. Begitu pihak keluarga datang, ibu itu pulang,” ucap Haryanto.

Pengusutan tuntas kecelakaan maut guna membuktikan secara ilmiah benar tidaknya penyebab kecelakaan itu disebabkan rem blong truk trailer.

“Ini proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol yang mengakibatkan saat ini 5 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka,” jelas Irjen Dedi.

Nantinya, hasil penyelidikan tim TAA akan memberikan gambaran dan pembuktian secara ilmiah penyebab pasti kecelakaan maut itu.

“Ini juga proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan itu yang mengakibatkan saat ini lima orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka,” ujar Dedi. (Futuh/Kenali.co.id)