Banjir di Tegalsambi Jepara Berangsur Surut

  • Bagikan
Jepara
https://www.google.com/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Fkabarseputarmuria.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2015%2F02%2F20150219_171858-001_0001.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fkabarseputarmuria.com%2F%3Fp%3D4667&tbnid=Klkpi0sOmerQNM&vet=12ahUKEwjl_Ljd9dv0AhWdN7cAHdt1CqQQMygSegUIARDbAQ..i&docid=jiQzKgLNLh6Q3M&w=720&h=480&itg=1&q=Banjir%20di%20Tegalsambi%20Jepara&ved=2ahUKEwjl_Ljd9dv0AhWdN7cAHdt1CqQQMygSegUIARDbAQ

Kenali.co.id, BERITA DAERAH Jepara – Banjir yang melanda Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah berangsur surut. Jalan yang sebelumnya ditutup kini sudah bisa dilintasi kendaraan.

Pantauan di lokasi, genangan banjir di Desa Tegalsambi berangsur surut mulai pukul 16.30 WIB tadi. Di permukiman warga, air masih tampak menggenangi jalanan dengan ketinggian air 20 sampai 30 sentimeter. dari semula mencapai 80 sentimeter.

Warga yang rumahnya sempat tergenang banjir pun saat ini sudah mulai membersihkan sisa-sisa lumpur.

Tak hanya di permukiman, banjir yang menggenangi jalan alternatif Jepara-Demak juga berangsur surut. Genangan banjir sepanjang 10 meter dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Kendaraan roda empat maupun sepeda motor sudah bisa melintas.

Salah satu warga, Amin, mengatakan genangan banjir sudah berangsur surut. Saat ini sudah tidak ada air di area rumahnya.

“Genangan banjir turunnya drastis ya. Ini tinggal di permukiman di jalanan saja sama ini di jalan raya juga sudah surut sejak tadi sekitar siang berangsur surut,” kata Amin saat ditemui di lokasi, Sabtu (11/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, ada puluhan rumah warga di Desa Tegalsambi terendam banjir. Banjir disebabkan karena Sungai Sungapan meluap imbas diguyur hujan sejak tadi malam.

“Tadi malam sekitar jam 1 dini hari itu memang hujan dengan intensitas yang tinggi. Itu menyebabkan di dua RT kami tergenang, di RT 9 dan RT 10 RW 2. Tadi saya pantau yang jalan provinsi Jepara-Demak juga tergenang,” kata Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso ditemui di Balai Desa Tegalsambi, siang tadi.

“Ada 80 rumah yang terdampak, yang masuk rumah ada sekitar 20 rumah, karena di jalan 50-80 sentimeter. Kalau masuk di rumah sekitar 20-30 sentimeter,” sambung dia. (Dhea/Kenali.co.id)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *