⌾ KENALI INFO
KEJAKSAAN TEMUKAN 50 STEMPEL BERBAGAI JENIS YANG MASIH BASAH KANTOR KPU TANJABTIM ◉ UANG SITAAN RP 230 JUTA DARI KANTOR KPU TANJABTIM DITITIP KE KAS NEGARA ◉ 4 RUANGAN KPU TANJABTIM MASIH DIPASANG SEGEL KEJAKSAAN SELAMA 4 HARI ◉ KETUA KPU TANJABTIM NURKHOLIS TAK MASUK KERJA PASCA PENGGELEDAHAN YANG DILAKUKAN KEJAKSAAN ◉ SENGKETA LAPANGAN PEMUDA AKSO DANO, PULUHAN WARGA TOLAK PEMASANGAN PLANG PEMERINTAH OLEH JAKSA PENGACARA NEGARA ◉ TANAH LONGSOR, AKSES JALAN MENUJU 7 DESA DI KECAMATAN BATANG ASAI PUTUS TERIMBUN MATERIAL LONGSOR ◉ RUMAH WARGA DI DESA BATU PENYABUNG SAROLANGUN NYARIS TERJUN KE JURANG SEDALAM 8 METER AKIBAT TANAH LONGSOR ◉ KAPOLRES BUNGO TEMUKAN PERALATAN PETI DI DEKAT AREA BANDARA ◉ KASUS PERCERAIAN DI TANJABTIM SELAMA MASA PANDEMI MENCAPAI 315 KASUS ◉ KPK MINTA PEMKOT JAMBI MENGOPTIMALKAN PAD DAN TERTIBKAN ASET ◉ WALIKOTA SYARIF FASHA JADI PEMATERI LITERASI DIGITAL YANG DISELENGGARAKAN DPR RI ◉ WAWAKO MAULANA PAPARKAN PERKEMBANGAN WISATA DANAU SIPIN DALAM KEGIATAN TEMASEK FOUNDATION URBAN RESILENCE PROGRAMME 2021 ◉ GUBERNUR AL HARIS LANTIK MUCHLIS SEBAGAI KOMISARIS DAN DAN MUDASIR SEBAGAI DIREKTUR PT JII ◉ PEMPROV JAMBI TERIMA PIAGAM DAN PLAKAT PENGHARGAAN OPINI WTP DARI KEMENKEU ◉ GUBERNUR AL HARIS CEK ISOTER DAN RSUD RADEN MATTAHER JAMBI ◉ ISOTER ASRAMA HAJI DAN BPSDM DITUTUP SEMENTARA KARENA PASIEN SUDAH MENURUN ◉ KABUPATEN MERANGIN DINYATAKAN NOL KASUS POSITIF COVID-19 ◉ KASUS AKTIF COVID-19 DI MUARO JAMBI TERUS MENGALAMI PENURUNAN ◉ SEKOLAH DI BATANGHARI BUTUH 35 ORANG PENGAWAS ◉

BPBD Sebut Api Sumur Minyak Tak Bisa Dipadamkan

  • Bagikan

Kenali.co.id, MUARABULIAN, JAMBI –  Masih ingat dengan sumur minyak ilegal milik oknum polisi, yang meledak Sabtu (18/9) lalu? Memasuki hari ke 11, Selasa (28/9) api masih menyala di kawasan PT Agronusa Alam Sejahtera (AAS), Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Di lokasi, lidah api akibat semburan minyak bahkan mencapai ketinggian 5-7 meter. Informasi yang diterima, TNI-Polri dan berbagai pihak terkait, mencoba membuat jalan menuju titik api. Pasalnya, lokasi sangat sulit dijangkau.

Kemudian membuat bendungan untuk penampungan air, serta pendinginan area lokasi kebakaran. Helipad pun dibuat, untuk memudahkan menurunkan logistik.

Humas Pertamina EP I Jambi, Afriyanto, mengatakan pihaknya masih membahas teknis pemadaman tersebut. Dikaji tim ahli. Setelah itu, akan diusulkan ke SKK Migas untuk persetujuan. “Untuk melihat apakah bisa dipadamkan atau tidak,” kata dia. Lanjutnya, kendala saat ini memang akses transportasi ke lokasi kebakaran.

Kemudian, Kasi Pemadam Karhutla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi, Ade Azizah, berpendapat pemadaman tak bisa dilakukan. Karena itu sumur minyak. Pihak BPBD hanya bisa melokalisir lokasi kebakaran dengan melakukan water boombing, agar kebakaran tidak meluas.

Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Pit Yardi, mengatakan Pertamina sudah mengecek ke lokasi terkait bahaya gas di sana. Hasilnya, tidak ditemukan gas disebut-sebut beracun itu. “Kita hanya bisa menjaga keamanan supaya jangan ada lagi masyarakat yang masuk ke lokasi,” kata dia. (Naufal/Kenali.co.id)


GOLD POINT JAMBI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *