Bupati Banyuwangi launching Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse dan Recycle

Bupati Banyuwangi launching Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse dan Recycle
Bupati Banyuwangi launching Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse dan Recycle

KENALI.CO.ID – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melaunching Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse dan Recycle (TPS 3R),  di Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (16/9/2023).

Dalam paparannya, Bupati Banyuwangi menginkan TPS 3R tidak hanya sekadar menjadi tempat pengolahan sampah. Akan tetapi, bisa berdampak pada masyarakat untuk peduli dan sadar terhadap sampah.

“Mudah-mudahan dengan di resmikannya TPS 3R Balak, mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

Terutama perubahan perilaku peduli sampah,” kata Ipuk, Bupati Banyuwangi seperti di kutip banyuwangi.times.co.id.

Penanganan sampah telah menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur.

Bahkan, sejumlah program dan langkah dalam mengatasi sampah terus di galakkan.

Menurutnya, dengan di bukanya TPS 3R Balak, merupakan salah satu wujud dukungan Pemkab setempat terhadap program pemerintah pusat.

di mana  tahun 2025 Indonesia Bersih dari Sampah, melalui pengurangan sampah sebesar 30%, dan penanganan sampah sebesar 70% pada tahun 2025.

Perlu di ketahui, TPS 3R Balak ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) setempat ‘Banyuwangi Hijau’ .

 

TPS 3R Balak Dapat dukungan dari Norwegia

Di dukung oleh sejumlah mitra, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemkab Banyuwangi.

Tidak hanya itu, TPS 3R Balak juga mendapat dukungan dari Norwegian Ministry of Foreign Affairs, USAID CCBO, Borealis,

Partnering for Green Growth and the Global Goals (P4G), Borouge, Accenture Foundation, dan Systemiq.

Pada peresmian TPS 3R Balak ini juga di hadiri sejumlah pejabat nasional di antaranya, Menpan RB Abdullah Azwar Anas,

Deputi Bidang Koordinasi PengelolaanLingkungan dan Kehutanan Kemenko Marvest, Nani Hendiarti.

Baca Juga :  Pecco Bagnaia Tak Percaya Cuma Dapat 1 Poin

Hadir juga Inspektur Jendral (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Sustainability and Public Affairs Borealis Markus Horcher, dan Dubes Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Griverin.

Turut hadir pula, Legal Resident Officer Kedubes Amerika Serikat Laura Gouzales, Vice President Borouge Anton Wolfs Berger, Director PT Systemic Lestari Indonesia Widarmika.

Hadir juga Direktur Pisces-Brunel Univercity Susan Jobling, dan Head of Global Sustainability and Circular Economy Siguard Alina Marm.

Sementara itu, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin, mengaku bangga bisa menjadi mitra Banyuwangi.

Karena perkembangan program kerja sama pengolahan sampah berjalan baik.

“Saya sangat mengapresiasi komitmen Ibu Bupati dan jajarannya. Mereka menggerakkan banyak pihak untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan masalah sampah.

Mereka semua mau mengambil peran, sehingga sistem di sini bisa jalan,” bebernya.

TPS itu di bangun seluas 1,5 hektare yang nantinya akan menjangkau 33 desa di 6 kecamatan yaitu, Songgon, Rogojampi, Kabat, Sempu, Genteng, dan Singojuruh.

Dengan kapasitas mengolah sampah hingga 84 ton per hari, atau  mampu memproses sampah  di hasilkan oleh 250 ribu populasi.

atau sekitar 54 ribu rumah tangga per harinya di wilayah beberapa kecamatan di Banyuwangi tersebut.

Bupati Banyuwangi launching Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse dan Recycle

sumber: