Fokus Golkar Pileg dan Pilpres, Bukan Pilkada

  • Bagikan
Sekjen DPP Partai Golkar H.Lodewijk F Paulus
info seputar jambi

KENALI.CO.ID, Surabaya-  Partai Golkar menegaskan pesta demokrasi 2024 lebih mengedepankan dan fokuskan kesuksesan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) ketimbang pemilihan kepala daerah(Pilkada).

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus seusai membuka acara Bimbingan Tekhnik (Bimtek) anggota DPRD Kota/Kabupaten dan Provinsi Partai Golkar serta Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu wilayah Jawa III, Jumat (4/11/2022) “Kita fokus pada Pilpres dan pada Pileg. Itu target utama kita,” ujarnya

“Target kita sudah didiskusikan, direncanakan dan dipelajari setelah Pemilu 2019 termasuk juga Pilkada. Kemudian menghadapi Pemilu 2024 dengan targetnya Partai Golkar menang. Pada Munas Golkar pada 15 Desember 2021 lalu juga diputuskan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dicalonkan sebagai kandidat Presiden,” ungkapnya.

Target kedua Partai Golkar diharapkan mampu meraih 20 persen suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Itu berarti dari dan di 575 kursi yang ada di DPR diharapkan 115 mampu diraih partai Golkar. “Tentu target 20 persen suara itu juga dibreakdown hingga tingkat masing-masing Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Lodewijk menjelaskan Pilkada serentak masih akan dilaksanakan 27 November 2024. Sehingga masih ada senggang waktu untuk melaksanakan penjaringan suara selama 8 bulan lebih setelah Pilpres dan Pileg yang direncakan digelar pada 14 Februari 2024.

Oleh karenanya Lodewijk menyatakan maksimalitas pada Pilpres dan Pileg yang akan diutamakan. Sebab bila sukses Pilpres dan Pilleg, akan menetukan untuk kesuaksesan Golkar di Pilkada nantinya .

 

“Golkar berprinsip kita harus sukseskan Pilpres dan Pileg, kalau ini sukses insyaallah Pilkada akan lebih mudah dilaksanakan,” jelasnya.

Untuk Pilpres sendiri, Partai Golkar masih berhajat untuk mengusung Airlangga Hartanto dan berusaha semaksimal mungkin menghantarkannya ke kursi presiden menggantikan Joko Widodo.

“Kita menargetkan menang, dengan mencalonkan ketua umum kita Airlangga Hartarto,” lanjutnya.

Mantan Danjen Kopassus ini menjelaskan Partai Golkar juga mentargetkan 20 persen kursi DPRRI di pemilu Leguslatif 2024.

“Saat ini kita masih 14 persen. Kita punya target di pemilu 2024 kita raih 20 persen suara dengan kursi 115 kursi di DPRRI. Ini juga kita harapkan juga breakdown sampai ke provinsi maupun kabupaten/kota. Sehingga peroleh kursi di DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten juga ada kenaikan yang signifikan dibandingkan hasil pemilu 2019 kemarin,” jelasnya.

“KIB itu bentuk koalisi tiga partai dimana para ketua umum bertemu pada 12 Mei dan berlanjut pada 4 Juni 2022. Terakhir pada silaturahmi Agustus 2022 lalu ketiganya menyiapkan dan memantapkan visi misi untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Dan, dia mengharapkan hal itu bisa terealisasi,” tuturnya.

“KIB tidak akan terburu buru dalam menentukan capres xan cawapres. KIB ingin membangun koalisi dengan kemantapan visi misi yang benar benar diinginkan dan memenuhi kepentingan masyarakat. Baru kemudian menentukan Capres dan Cawapres,” lanjutnya mengakhiri keterangan pers. (*)

 

sumber:portaltiga.com

 


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *