Geger Cekcok Moge Vs Sopir Truk di Batang

  • Bagikan
cekcok
Viral rombongan moge ribut dengan sopir truk di jalur Pantura, Batang, Jawa Tengah, Selasa (23/11/2021). Foto: Tangkapan layar akun medsos

Kenali.co.id, DAERAH Batang – Video cekcok antara pengendara motor gede atau moge dan sopir truk di jalur Pantura, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang viral di media sosial. Pemicu cekcok diduga karena miskomunikasi moge hendak menyalip truk.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/11) sore. Video cekcok antara moge dengan sopir truk pun direkam pengguna jalan dan tersebar di media sosial.

Akibat cekcok keduanya, lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet. Beruntung adu mulut keduanya ditengahi warga sekitar dan seorang anggota polisi yang diduga mengawal rombongan touring moge tersebut.

Kapolres Batang, AKBP M Irwan Susanto, menuturkan dari keterangan warga di sekitar lokasi, persoalan itu sudah selesai. Baik rombongan moge maupun sopir truk akhirnya melanjutkan perjalanan ke arah Semarang.

“Kalau kejadian di TKP, pernyataan dari saksi yang kita periksa adalah sudah selesai. Pihak pengendara motor besar sudah meminta maaf pada pengemudi truk dan ini sudah selesai,” ujar M Irwan Susanto saat ditemui di Mapolres Tulis, Rabu (24/11/2021).

Irwan lalu meluruskan materi video viral tersebut. Menurutnya materi yang disampaikan pengunggah video viral itu tidak tepat.

“Ada persepsi dari masyarakat yang menyampaikan di media sosial, dengan kata-kata yang kurang tepat,” tambah M Irwan.

Irwan menerangkan peristiwa itu bermula saat rombongan touring moge dan truk sama-sama melaju dari Batang menuju arah Semarang. Kondisi jalan di sekitar lokasi disebut padat usai diguyur hujan.

“Mungkin pihak pengendara (moge) itu mau menyalip sedangkan di depan truk juga ada kendaraan lain. Akhirnya miskomunikasi antara pengendara moge dan truk. Sehingga pada saat itu berhenti sebentar untuk melakukan persamaan persepsi,” kata M Irwan.

Dia pun mengimbau agar semua pengendara jalan raya untuk saling menghormati dan disiplin berlalu lintas. Diharapkan peristiwa cekcok di jalan ini tidak terjadi lagi.

Sementara itu, salah seorang pedagang yang berjualan di dekat lokasi jalur Pantura Tulis, Lasmi (48), menceritakan awalnya dia mendengar suara deru keras motor gede. Sehingga akhirnya dia keluar untuk melihat apa yang terjadi. Saat itu dia melihat pengendara moge sudah turun dari motornya.

“Saya kira suara apa, ternyata motornya besar-besar. Posisi truk sudah agak melintang di jalan. Yang naik moge juga sudah pada turun dan ribut di situ. Warga langsung berdatangan,” ungkap Lasmi.

Warga lain, Aminudin (38), menceritakan cekcok antara pengendara moge dengan sopir truk terjadi selama sekitar 10 menit. Saat itu arus lalu lintas diakuinya menjadi tersendat.

“Tidak terjadi baku hantam antara klub moge dan pak sopir truk, yang jelas keduanya sudah saling bermaafan kemarin sore juga dan mereka meneruskan perjalanan kembali ke arah Semarang. Sopir truk kita juga mengenalnya pelat luar kota,” kata Aminudin. (Dhea/kenali.co.id)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *