Jalan Seruni Klaten Kini 2 Arah,Tak Perlu Lagi ‘Mak Kluwer’!

  • Bagikan
jalan seruni
https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fwww.suarapemredkalbar.com%2Fpublic%2Fmedia%2Fpost%2F2019%2F08%2F09%2F728x528%2F1565316196_pasar_seruni_yang_berubah_wajah.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.suarapemredkalbar.com%2Fread%2Fponticity%2F09082019%2Fpasar-seruni-yang-berubah-wajah&tbnid=5K5VYvW6y1yOKM&vet=12ahUKEwi4odWVirX0AhWzs0sFHftCB-wQMygQegUIARDJAQ..i&docid=UJQxj7lPuMFhlM&w=728&h=528&q=jalan%20seruni&ved=2ahUKEwi4odWVirX0AhWzs0sFHftCB-wQMygQegUIARDJAQ

Kenali.co.id, BERITA DAERAH Klaten – Ruas Jalan Seruni di Klaseman, Klaten Tengah, Klaten, yang sebelumnya sering membuat pengendara balik arah (kluwer) ditetapkan jadi dua arah. Namun kebijakan dua arah itu hanya berlaku untuk kendaraan roda dua.

“Iya cuma untuk kendaraan roda dua boleh dua arah. Sudah uji coba sejak sebulan yang lalu,” ungkap Harti (50) pedagang di Utara lokasi, Jumat (26/11/2021).

Menurut Harti, selaku warga dirinya menyambut gembira kebijakan itu. Alasannya jualan tetap laku karena pengendara tidak hanya dari utara tapi juga dari selatan.

Pengendara motor, sambung Harti, sekarang yang dari arah Jalan lingkar selatan bisa ke Utara masuk kota. Sebelumnya harus lewat Krapyak.

“Sebelumnya harus lewat palang Krapyak yang juga macet. Dulu jalur ini pernah dua arah tapi karena macet diubah jadi satu arah, saat satu arah sering pada nekat meskipun dijaga polisi,” pungkas Harti.

Haryono (45) pengguna jalan warga Klaten Selatan mengaku lega motor boleh melintas. Sebelum diubah jadi dua arah warga kerepotan.

“Kemarin satu arah kita repot mau ke kota, harus lewat Krapyak atau Srago yang memutar dan sering macet. Kalau nganter anak sekolah sering telat,” ungkap Haryono.

Saat satu arah, sebut Haryono, warga juga sering nekat melanggar rambu di jalan itu karena terpaksa mengejar waktu. Sebab kadang dijaga polisi, pengendara kadang takut dan balik arah.

“Saat satu arah warga nekat karena kepepet. Kalau pas ada polisi di lokasi jadinya kita balik arah,” jelas Haryono.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Suyatno mengatakan sudah sekitar sebulan lebih jalur jalan Seruni yang melintas palang kereta api Klasis, Klaseman dua arah. Tapi dua arah hanya untuk roda dua.

“Diubah menjadi dua arah tapi hanya khusus roda dua, mobil tetap tidak boleh. Sudah kita uji coba dan sosialisasikan, kalau nekat melanggar itu kewenangan Polri,” kata Suyatno.

Sebelumnya diberitakan, ruas jalan di simpang empat Jalan Lingkar Selatan ke Jalan Seruni, Klasis, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, yang kerap membuat pemotor ‘mak kluwer’ bakal direkayasa. Ruas jalan yang melintasi palang perlintasan kereta api yang semula satu arah akan jadi dua arah.

“Dari rapat terakhir forum lalu lintas Kabupaten Klaten sudah dikaji untuk jadi dua arah. Tapi dua arah hanya untuk sepeda motor,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Supriyono, di sela razia yustisi COVID-19, Jumat (8/10/2021). (Dhea/Kenali.co.id)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *