James Rodriguez Terlatih Patah Hati

James Rodriguez
James Rodriguez Terlatih Patah Hati(erman/kenali.co.id)

kenali.co.id, OLAHRAGANasib James Rodriguez seperti jatuh dua kali ke lubang yang sama. Patah hati didepak Real Madrid, kemudian juga ditendang Everton.

James Rodriguez kini melanjutkan kariernya di Liga Qatar bersama Al-Rayyan. Pemain berusia 30 tahun itu tampil cukup ke di liga, dengan menyumbang tiga gol dan empat assist dari sembilan kali main.

Dilansir dari BT Sport, James Rodriguez baru-baru ini mengeluarkan unek-uneknya. Itu perihal, dirinya ditendang Everton.

“Saya sebenarnya mau bertahan di Everton lebih lama. Everton adalah klub hebat dan fansnya luar biasa,” ujarnya membuka cerita.

“Saya sudah berbicara kepada manajer, kalau saya mau bertahan di sini. Namun, dia tidak mau hal itu,” sambungnya.

James Rodriguez di musim lalu (kala kepemimpinan manajer Carlo Ancelotti), sempat tampil gemilang di awal musim dengan mengemas tiga gol dan tiga assist dari lima laga awal. Seiring berjalannya waktu, badai cedera menghantam pemain asal Kolombia itu.

James sempat cedera betis lama dan terpapar virus Corona. Sampai akhirnya di awal musim ini, manajer Rafael Benitez yang gantikan posisi Carlo Ancelotti enggan memakai jasanya.

James kemudian dilepas Everton ke Al-Rayyan pada akhir September tahun lalu. Dirinya dibanderol murah, cuma 8 juta Euro atau setara Rp 130 miliar.

Pemain Everton lainnya, Richarlison juga dibuat bingung dengan keputusan Benitez. Padahal menurutnya, James mampu buat perbedaan dan diterima dengan baik oleh rekan-rekan setim.

“Entah dari mana, manajer saat itu tidak mau memakai jasanya. Semua orang bingung dengan keputusan itu,” terangnya

Dua-tiga musim sebelumnya, James Rodriguez sebenarnya juga pernah berada dalam situasi yang sama. Saat itu, James yang berseragam Real Madrid juga didepak oleh pelatih Zinedine Zidane.

Baca Juga :  Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini: Ada Derby Milan antara Inter Milan vs AC Milan

James terus-terusan duduk di bangku cadangan. James yang sudah gerah akhirnya dilepas juga.

“Itu membuat saya sangat frustrasi di Real Madrid,” katanya seperti dilansir dari Marca pada pertengahan tahun 2021 lalu.

“Saya fit dan siap untuk bermain, tapi kesempatan bermain itu tak kunjung datang,” lanjutnya.

Semoga kali ini, James bisa kembali bersinar di Timur Tengah dan tidak patah hati lagi.(erman/kenali.co.id)