Kenali.co.id, Jambi-Tiga kecamatan di Kabupaten Muarojambi dengan 20 desa menjadi perebutan kantong suara yang cukup signifikan untuk memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) .
Pasangan calon (Paslon) nomor urut 01 H Cek Endra- Hj Ratu Munawaroh yang diusung PDIP dan Golkar dan
Paslon Al Haris-Abdullah Sani yang diusung PKS, PKB dan PAN ini akan berjuang maksimal meraih suara terbanyak di 59 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 20.372 pemilih.
Jumlah 20.372 pemilih ini tersebar di Kecamatan Kecamatan Sungai Gelam 13 TPS di dua desa, Kecamatan Sungai Bahar 8 TPS di due desa
, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) 38 TPS yang tersebar di 14 desa.
Kabupaten Muarojambi menjadi perhatian khusus kedua Paslon 01 dan 03 karena memiliki jumlah pemilih
paling banyak yakni 20.372 pemilih dari jumlah 29.372 DPT Pilgub Jambi di 88 TPS sesuai dengan putusan MK.
MK yang memerintahkan Pemungutanj Suara Ulang (PSU) di 88 TPS, Pasangan Al Haris-Abdullah Sani (Haris-Sani) langsung bergerak menyusun kekuatan dan strategi. Rabu (24/3) kemarin,
Keduanya bertemu dengan Ketua DPD PAN Muarojambi Masnah Busro. Masnah sendiri di ketahui merupakan Bupati Muarojambi, salah satu daerah yang menjadi objek PSU.
menemui Ketua DPD PAN
Haris-Abdullah Sani dengan gerak cepat menemui Ketua DPD PAN Kabupaten Muarojambi di rumah pribadinya di Kota Jambi, Rabu (24/3/2021).
Dalam sebuah foto yang beredar tampak Masnah menerima Haris-Sani di kediamannya
, di Kota Jambi. Masnah mengenakan jas biru PAN di temani pengurus DPD PAN Muarojambi dan anggota Fraksi PAN DPRD Muarojambi.
Direktur Center Haris-Sani, Hasan Mabruri kepada wartawan membenarkan foto tersebut. “Kebetulan Masnah selaku Ketua DPD PAN Muarojmbi sedang kumpul dengan fraksi PAN.
Jadi wo Haris selaku MPW PAN di undang untuk konsolidasi internal partai,” katanya.
Hasan juga mengatakan, bahwa dalam pertemuan itu juga membicarakan soal PSU di Muarojambi dan kepentingan partai.
Selain Ketua DPD PAN Muarojambi, Hj Masnah Busro kini menjabat sebagai Bupati Muarojambi yang rentan ikut “kampanye” terselubung untuk memenangkan paslon usungan PAN.(*)










