Keras! Pengacara Brigadir J Tantang Putri Candrawathi Laporkan Pemerkosaan, Febri Diansyah Langsung Ngeles

  • Bagikan
info seputar jambi

kenali.co.id,POLITIK- Tentu menjadi momen yang cukup langka ketika kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat bisa sejalan dengan pengacara dari kubu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Hal inilah yang diungkapkan dengan gamblang oleh Martin Lukas Simanjuntak kepada Febri Diansyah di program kontroversi.

“Tadi mengenai motif ya, rekan Febri mengatakan itu penting, saya setuju. Dalam kesengajaan dan perencanaan itu bullshit kalau tidak ada suatu penyebab,” kata Martin, dikutip pada Sabtu (21/1/2023).

Karena itulah, Martin lantas menantang Febri agar melaporkan dugaan pemerkosaan yang dialami Putri dan terus digaungkan sebagai pemicu terjadinya penembakan Yosua.

“Saya mau menantang rekan, ini biar kita selesai, supaya ada keadilan substantif dan merujuk pada Pasal 39 Ayat (1) soal TPKS, laporkan lagi! Kami hadapi nanti,” ujar Martin.

“Bilang sama klien rekan, ditantang oleh Martin Lukas, perwakilan keluarga korban, laporkan lagi, supaya kita bisa tahu apakah fakta atau itu dusta,” lanjutnya.

Namun Febri cuma menanggapi tantangan Martin dengan senyum. Setelahnya mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu memilih untuk menolak tantangan tersebut secara halus.

“Tantangan itu tidak penting bagi kami saat ini, karena fokus kami adalah membuktikan dalam proses persidangan yang sedang berjalan untuk menyusun nota pembelaan,” jelas Febri.

Kedua pengacara itu juga sempat terlibat perdebatan panas, yang lagi-lagi berhubungan dengan dugaan keterlibatan Putri dalam menyusun rencana pembunuhan Yosua.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) malah menyimpulkan adanya perselingkuhan antara Putri dan Yosua. Perselingkuhan ini yang disinyalir menjadi pemicu terjadinya penembakan Yosua pada tanggal 8 Juli 2022.

Namun perkara perselingkuhan ini juga sempat dipermasalahkan oleh Martin.Martin menilai Putri memang sengaja menyampaikan informasi yang salah sehingga berujung dengan pembunuhan.

“Kalau kita ingat kesaksian Putri dan informasi awal kepada Ferdy Sambo, itu apa? Pemerkosaan kan?” kata Martin.

“Maka kalau jaksa yakin dan membuat kesimpulan terjadinya perselingkuhan, berarti kan Putri menyampaikan informasi yang tidak sesuai kepada Ferdy Sambo sehingga Ferdy Sambo marah dan melakukan perencanaan pembunuhan dan perampasan nyawa Yosua,” lanjutnya.*asih/kenali.co.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *