KKP Bakal Keluarkan Aturan Ketat Soal Penangkapan Ikan

  • Bagikan

Kenali.co.id, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal menerapkan aturan penangkapan ikan terukur mulai Januari 2022. Dengan metode ini, ikan yang boleh ditangkap akan diatur berdasarkan kuota, tidak lagi bar-bar seperti saat ini.

Latar belakang aturan ini, kata Trenggono, karena selama ini penangkapan ikan di luar Indonesia dilakukan secara berlebihan. Kondisi ini lama-lama akan membuat stok ikan di laut habis.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) Muhammad Zaini menyampaikan, di samping harga patokan ikan (HPI) dan produktivitas kapal penangkapan ikan, terdapat dua rancangan peraturan yang tengah disusun.

Aturan tersebut yaitu rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penangkapan Ikan Terukur dan Rancangan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Sistem Kontrak.

“Selain sistem kontrak dan penangkapan ikan terukur kita juga kembali bahas produktivitas kapal penangkapan ikan dan HPI yang sebelumnya telah dilakukan evaluasi berdasarkan data dan informasi terkait,” ujarnya dalam konferensi pers KKP, dikutip Jumat (15/10/2021).

Pembahasan peraturan melibatkan berbagai pihak baik internal KKP, pelaku usaha perikanan tangkap, nelayan tradisional, asosiasi perikanan, serta akademisi.

Beberapa materi muatan rancangan peraturan pemerintah terkait penangkapan ikan terukur antara lain pembagian daerah penangkapan ikan, yaitu zona industri, zona nelayan lokal, dan zona pemijahan dan daerah bertelur (nursery and spawning grounds).

Selain itu juga memuat ketentuan kerja sama sistem kontrak, terkait estimasi potensi, jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan, tingkat pemanfaatan sumber daya ikan, dan alokasi sumber daya ikan, alat penangkapan ikan, pelabuhan perikanan, awak kapal perikanan dan suplai pasar domestik. (Anggie/Kenali.co.id)

 


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *