Manaor Tertipu Ratusan Juta, Laporkan Rekan Bisnisnya ke Polda

  • Bagikan
Manaor menunjukkan surat laporannya ke Polda
info seputar jambi

KENALI.CO.ID, Jambi – Manaor Pangaribuan (53), warga Lingkar Selatan, Paal Merah Kota Jambi terpaksa melaporkan Andri Eko Wibowo ke Polisi, karena dia merasa ditipu oleh rekan bisnisnya itu. Karena itu ia berharap pada penyidik Polda Jambi untuk merespon laporannya itu

Kasus ini bermula kerjasama bisnis jagung pipil. Pria paruh baya ini tergoda ajakan Andri Eko Wibowo untuk memasok biji jagung dengan menjanjikan keuntungan perkilonya Rp. 100 .

Bulan pertamqa Manaor menyetor uang Rp 200 Juta , jani keuntungan yang diberikan oleh Andri pada awal -awal berjalan lancar. Kemudian Andri Eko meminta lagi tambahan modal sebesar Rp 420 Juta. Agar pembelian  jagung bisa lebih banyak untuk mendapat keuntungan lebih besar. Tetapi beberapa bulan Andri tidak lagi memberikan fee kepadanya, alasannya terjadi kerugian.

“Saya setor pertama 200 juta akhir 2021 lalu, adalah fee nya selama beberapa bulan 100 juta. Namun saya diminta setor modal lagi sampai 420 juta”, ujar Manaor.

Menurut Manaor, hingga akhirnya pada bulan juli lalu tidak ada sama sekali namanya fee.

“Karena macet, ya saya minta balik kan modalnya”, tambahnya.

Pelaku Andri sempat memberikan beberapa lembar cek kepada Manaor senilai total 200 juta, yang menurut Andri jika ingin mengambil kembali modal dapat dicairkan.

“Ada dikasih cek, tapi pas mau kita cairkan ternyata rekeningnya sudah ditutup pelaku. Makanya kita laporan kepolisi”, jelasnya.

Manaor juga menaruh curiga, jika penipuan yang dilakukan tidak sendiri. Pasalnya dari rekening yang ditransfer yang disebut pelaku agen ternyata ipar pelaku.

“Dia beberpaa kali transfer uanh kerekening saya ada 50 juta ada 70 juta, tapi itu nukan untuk mengangsur modal, tapi dihari yang sama diminta transfer lagi ke agen untuk beli jagung. Tapi setelah saya cek, ternyata iparnya”, imbuh Manaor.

Kini kasus penipuan ini telah dilaporkan le Polda Jambi dengan nomor : STPL/203/VIII/2022/SPKT-B/POLDAJBI. “Saya harap kasus ini dapat segera di selesaikan.” Tutupnya. (*)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *