JAMBI  

Mobil Angkutan Batubara di Jambi Masih Melebihi Tonase

KENALI.CO.ID, JAMBI- Mobil angkutan batubara yang melintasi Jalan Nasional Provinsi Jambi masih banyak yang melebihi tonase.

Kendati, itupun terbukti pada saat Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi melakukan uji petik angkutan batubara di TUKS Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, terhitung pada 22 hingga 23 Mei 2023.

Lalu, saat uji petik, Ditlantas Polda Jambi mendapati masih banyak angkutan batubara yang melebihi tonase.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi Kombes Pol Dhafi mengatakan, lebih dari 90 persen angkutan batubara yang melintas di Jalan Nasional Provinsi Jambi masih melebihi tonase.

“Mobil angkutan batubara masih melanggar kebijakan tonase, dengan total rata- rata lebih dari 15 ton setiap truknya,” ujarnya, Kamis (25/5).

Mobil angkutan batubara, kata Dhafi, yang melebihi tonase juga merusak sejumlah ruas Jalan Nasional Provinsi Jambi.

osial di masyarakat.

Perlu diketahui, beberapa hari terakhir warga Kabupaten Batanghari melarang angkutan batubara melintas di Jalan Protokol Muara Bulian.

Kemudian, terdapat pelanggaran lain yang dilakukan seperti banyaknya mobil angkutan batubara yang melanggar ketentuan jam operasional.

Lebih lanjut, mobil angkutan batubara masih banyak parkir dibahu kanan dan kiri jalan, tidak masuk kedalam kantong parkir.

Sehingga, menimbulkan dampak kemacetan bagi pengendara lain terutama pada ruas jalan Tempino, Pall 13 (Pondok Meja) hingga ke Pall 10 (Kota Baru).

Guna menyikapi hal tersebut, Ditlantas Polda Jambi menghentikan sementara aktivitas angkutan batubara di Provinsi Jambi hingga batas waktu yang ditentukan kemudian hari.

“Mulai 24 Mei 2023, Ditlantas Polda Jambi memberlakukan kebijakan Deskresi dengan menghentikan aktivitas angkutan batubara di Provinsi Jambi sementara waktu,” ungkapnya.(*Shofyan Hadi/KENALI.CO.ID)