JAMBI  

Pencegahan dan Pengendalian Karhutla 2021

Kenali.co, Jambi-.idGubernur Jambi, Fachrori Umar menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

Pernyataan ini dipaparkannya dalam rapat koordinasi khusus tingkat Menteri tentang evaluasi kegiatan pengendalian hutan dan lahan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD, Selasa (9/2) kemarin.
Gubernur Jambi, Fachrori Umar bersama Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, dan Danrem 042/Gapu Brigjen M Zulkifli mengikuti rapat dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Fachrori menyatakan komitmen dari pemerintah beserta Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi yaitu melakukan langkah-langkah strategis, sinergis dan antisipatif dalam penanggulangan bencana karhutla.
Pemerintah juga akan secara konsisten melaksanakan sosialisasi, monitoring dan evaluasi serta pelaporan terkait pelaksanaan penanggulangan bencana karhutla. Selain itu, juga berkomitmen menyiapkan personil, pendanaan dan sarana/prasarana.
Rencana pengendalian Karhutla tahun 2021, di antaranya adalah penetapan status siaga darurat Karhutla sebelum masuk musim kemarau, masa status siaga karhutla yang lebih panjang, pengefektifan satgas karhutla melalui udara dan darat.
Cluster pengendalian karhutla di tingkat Kabupaten, asap digital, patroli terpadu/berbasis posko, groundcheck hotspot, upaya solusi permanen di kawasan gambut melalui reweting, revetigasi dan revitalisasi.
“Pemerintah berusaha menjalankan Instruksi Presiden No. 3 tahun 2020. Pengendalian karhutla dilakukan dengan berbagai pendekatan, di antaranya pendekatan hukum dan regulasi, sarana-prasarana, teknologi, pendidikan, agama, lingkungan, sosial, ekonomi dan komunikasi,” katanya.
Danrem 042/Gapu, Brigjen M Zulkifli ditemui usai acara menyatakan bahwa dari fakor ini seluruh peserta mendapatkan arahan dan informasi apa saja yang harus dipersiapkan oleh pemerintah daerah untuk pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan.
Baca Juga :  Tangkap Belida, Denda Rp 150 Juta