NEWS  

Presiden Jokowi Adakan Rapat Internal untuk Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara

Presiden Jokowi Adakan Rapat Internal untuk Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara
Presiden Jokowi Adakan Rapat Internal untuk Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara

KENALI.CO.ID, Jakarta – Presiden Jokowi Adakan Rapat Internal untuk Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara. Dalam rapat ini, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas untuk menyiapkan skenario perpindahan ASN ke IKN.

“Kami tadi telah sampaikan ada tahapan pemindahan ASN ke IKN, ada jangka pendek, jangka menengah, kemudian masa depannya yaitu periode 2023 sampai 2034 dan seterusnya,” ujar Anas.

Anas menjelaskan bahwa untuk mendukung kinerja pemerintah di IKN, alokasi ASN akan di lakukan dalam tiga cara. Pertama, pemindahan ASN Kementerian/Lembaga ke IKN secara bertahap.

Cara kedua adalah melalui formasi khusus rekrutmen CPNS untuk penempatan di IKN. Rekrutmen CPNS tersebut akan di buka pada bulan Juli-Agustus tahun 2024, dengan rincian formasi bersama terdapat 40.021 formasi CPNS di Pemerintah Pusat yang akan ditempatkan di IKN.

“Kami ingin sampaikan kepada teman-teman bahwa sampai saat ini sudah ada formasi 130.341 di instansi pemerintah pusat. Di dalamnya nanti akan ada 600 formasi untuk OIKN, kemudian 40.021 ini formasi Kementerian/Lembaga yang akan ada di IKN,” ujarnya.

Anas juga menyampaikan bahwa dari 40.021 formasi CPNS penempatan di IKN, pemerintah akan memberikan afirmasi sebesar 5 persen untuk putra-putri terbaik Kalimantan.

“Berarti akan ada 2 ribu putra-putri Kalimantan terbaik, yang nanti akan di beri ruang afirmasi untuk di formasi CPNS fresh graduate di IKN,” jelasnya.

 

Mutasi pegawai dari Pemda

Cara ketiga adalah dengan mutasi pegawai dari Pemda di sekitar IKN. “Lowongan pegawai ASN harus diumumkan oleh IKN dan K/L yang ada di IKN dan seterusnya, dan seterusnya.

Ini supaya mereka yang pindah atau mutasi dari Pemda sekitar Kalimantan juga terdiri dari ASN yang berkualifikasi tinggi,

Baca Juga :  Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka 2023, Ini Nama-Nama Paskibraka dari 38 Provinsi

talenta digital multitasking yang bisa memberi layanan secara digital dan sebagaimana standar sistem pemerintah berbasis elektronik,” ujarnya.

Anas menambahkan bahwa mengenai pemindahan Kementerian/Lembaga akan menggunakan instrumen penapisan atau penyaringan yang di lakukan secara sistematis.

“Satu adalah terkait pendefinisian peran strategis Kementerian/Lembaga, terkait dengan daya saing dan kemandirian ekonomi.

Yang kedua terkait dengan identifikasi K/L sebagai sistem pendukung pengambilan keputusan atau decision support system,

dan sebagai strategic enabler dan atau sistem pertahanan keamanan. Dan, yang ketiga adalah bentuk risiko,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *