Provinsi Sumatera Tengah; Gubernur Jambi Sebut Sah-sah Saja

  • Bagikan
peta wilayah sumatera tengah
info seputar jambi

KENALI.CO.ID, jambi-Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tengah yang viral sepekan terakhir menuai reaksi dari berbagai pihak.

Gubernur Jambi Al Haris pun ikut menanggapi usulan pembentukan provinsi yang menggabungkan beberapa kabupaten di beberapa provinsi tersebut.

Seperti diketahui, dua kabupaten di Provinsi Jambi, Bungo, Kerinci dan Sungai Penuh ikut diusulkan dalam pembentukan Provinsi Sumatera Tengah ini.

Al Haris megatakan usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tengah sah-sah saja sebagai bagian dari aspirasi masyarakat. Namun, dia menyatakan belum dapat menyampaikan setuju atau tidak setuju dengan wacana tersebut.

‘’Saya melihat hal itu sah-sah saja dilakukan.  Tapi sampai hari ini kan masih bermoraturium (pembentukan Provinsi baru). Kecuali untuk daerah khusus otonomi yang ada di Papua, karena kebijakan langsung dari Negara. Selain di Papua, sampai hari ini belum ada (pemekaran) itu,” katanya,

Al Haris menegaskan, dirinya berkomitmen bahwa sampai hari ini Provinsi Jambi adalah satu kesatuan, termasuk Kabupaten Kerinci dan Bungo di dalamnya. “Saya belum bisa bicara (Setuju atau tidak) itu. Namun hingga hari ini Saya berkomitmen bahwa Provinsi Jambi adalah satu, tidak ada pemekaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Surat  usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tengah beredar di media sosial (medsos). Surat yang beredar tersebut ditandatangani oleh H Zulfikar Atut, Dt Penghulu Besar sebagai ketua Inisiator Provinsi Sumatera Tengah ketua dan Sekretaris H Masful.

Surat itu ditembuskan kepada seluruh kepala daerah dan Ketua DPRD yang daerahnya masuk dalam daftar yang diusulkan dimekarkan. Termasuk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Surat usulan Inisiator Provinsi Sumatera Tengah tersebut disampaikan ke Presiden RI tertanggal surat  27 Oktober 2022.

Selain Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh (Provinsi Jambi), daerah lain yang disusulkan yakni Kabupaten Kuansing (Riau), Dharmasraya, Sijunjung, Solok Selatan (Sumbar), Muaro Bungo  (Jambi). Semua daerah itu diusulkan menjadi satu provinsi dengan nama Sumatera Tengah.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa tujuh wilayah yang diusulkan bergabung dalam provinsi Sumatera Tengah tersebut memiliki penduduk 1.847.000 jiwa dengan luas daerah 23.170 km persegi. Dalam surat itu, inisiator juga menjelaskan alasan diusulkannya pemekaran.

Diantaranya, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, peningkatan pelayanan, percepatan ekonomi daerah, pengelolaan daerah dan peningkatan keamanan masyarakat. “Pembentukan Provinsi Sumatra Tengah ini tidak serta hanya untuk membagi kewilayahan atau  menggabungkan  wilayah menjadi provinsi Baru, tetapi untuk untuk meningkatkan mobilitas masyarakat pada tujuh daerah kabupaten kota tersebut untuk meningkatkan daya saing,” kata Inisiator dalam surat yang ditujukan ke Presiden tersebut. (ist)

sumber:jambione,com


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *