Puluhan Pejabat Pemprov Jambi Ikut Diklat Revolusi Mental

  • Bagikan
Puluhan
Plt Kepala BKD Provinsi Jambi Pahari

Kenali.co.id, JAMBI – Puluhan pejabat Pemerintah Provinsi  Jambi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Revolusi Mental di Kampus Lemdiklat Karakter Bangsa Astha Hannas, Subang, Jawa Barat. Gubernur Jambi Al Haris meminta para pejabat tersebut digembleng hingga 18 Desember 2021 mendatang.

Diklat revolusi mental diikuti 47 pejabat Provinsi Jambi, yakni 44 kepala organisasi perangkat daerah dan tiga pejabat administrator. Ini pertama kalinya pejabat Provinsi Jambi mengikuti kegiatan yang pertama kali diluncurkan di masa Presiden Joko Widodo ini.

Sekda Provinsi Jambi Sudirman menyebutkan, diklat revolusi mental dilaksanakan untuk membangun kembali nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dedikasi, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

“Sehingga para pejabat mampu mengimplementasi tugas dan pengabdiannya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi Pahari menyatakan, revolusi mental diikuti semua kepala OPD di lingkup Pemprov Jambi. Katanya, melalui diklat ini Gubernur Al Haris ingin mendapatkan pejabat yang mampu memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Agar tidak terjadi kekosongan jabatan, semua kepala OPD yang ikut menunjuk salah satu pejabat administrator (eselon III) di instansi masing-masing sebagai pelaksana harian,” jelas Pahari.

“Materinya meliputi materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan. Ada juga pelatihan fisik. Selain itu juga ada kegiatan peningkatan kebersamaan di kalangan pejabat eselon II itu,” tambahnya.

Menurut dia, ke depan para pejabat eselon III dan IV juga akan mengikuti diklat ini. “Insyaallah, bila memungkinkan kita laksanakan di Jambi,” beber Pahari.

Bagaimana rasanya mengikuti diklat revolusi mental ini? “Senang, enjoy bae,” ujar Kepala Dinas Kominfo Nurachmat Herlambang kepada Metro Jambi, Rabu (15/12). Bahkan, kata dia, diklat ini bisa “me-refresh” pikiran para pejabat Pemprov.

Menurut Herlambang, kegiatan ini mampu membuka sekat-sekat antar individu dan membuat kepala OPD tidak terpaku pada tugas rutin, serta mampu berinovasi. “Bisa jadi pemimpin untuk dirinya sendiri, teladan untuk orang lain, serta taat dan patuh pada pimpinan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Heri, kegiatan ini diharapkan mampu menjadikan para pejabat tersebut sebagai “manusia baru”.  “Manusia baru yang inovatif dan penuh semangat,” ujarnya.

Dari jadwal yang didapat, diklat revolusi mental ini digelar secara indoor dan outdoor. Di antara pemberi materi terdapat nama Prof Ermaya Suradinata, mantan Rektor IPDN dan mantan Gubernur Lemhanas.

Ada pula nama pakar kepribadian dari Universitas Pendidikan Indonesia Prof Syamsu Yusuf dan pakar psikologi universitas yang sama, Prof Juntika Nurihsan dan Mayjen TNI (Purn) Adang Sondjaja.

Selain materi dari para pakar, juga ada kegiatan outbond dan pengenalan alat utama sistem kesenjataan dan pertahanan negara.


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *