Rumah Mewah Orang Kaya Dirampok, Pembantu Dibunuh

Rumah Mewah Orang Kaya Dirampok, Pembantu Dibunuh
Rumah Mewah Orang Kaya Dirampok, Pembantu Dibunuh

KENALI.CO.ID – Rumah Mewah Orang Kaya Dirampok, Pembantunya Dibunuh. Perampok dan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di rumah mewah milik Awi warga Jalan Rumbia, Bengkalis, Jumat (8/9) berhasil di tangkap oleh jajaran Polres Bengkalis.

Keterangan saksi yang juga merupakan teman korban berada di dalam rumah tersebut, Emma (22) bersama korban Siti R (34). Saat kejadian tersebut, korban hanya berdua dengan Emma. Jadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Pihak Polsek Bengkalis langsung mendapat informasi bahwa telah terjadi perampokan di rumah Awi. Setelah itu, team pun langsung menuju ke TKP untuk mengamankan lokasi karena pelaku masih dalam rumah korban.

Di kutip dari pekanbarupos.co. Saat kejadian tersebut, pemilik rumah sedang keluar, melainkan hanya dua IRT yang ada.

Saat keadaan sepi, pelaku pun berusaha masuk ke dalam rumah secara diam-diam dan berhasil melakukan aksi brigasnya yang mengakibatkan salah seorang IRT tewas.

Setelah Mendapat informasi adanya kejadian tersebut, Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo langsung turun tangan memimpin tim taktis untuk masuk ke dalam rumah.

Di dahului dengan memberikan peringatan kepada pelaku yang di duga masih bersembunyi di dalam rumah untuk menyerahkan diri.

Setelah di berikan peringatan pelaku tidak juga menyerahkan diri, selanjutnya Kapolres beserta personil Polres Bengkalis masuk ke dalam rumah untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.

Mendapat info kalau korban berada di dalam kamar pembantu dalam kondisi terbaring yang telah di tutupi kain dan team melakukan pengeledahan di seluruh rumah.

namun, pelaku tidak di temukan. Setelah mengamankan TKP, langsung di lakukan olah TKP oleh Sat Reskrim selanjutnya korban di bawa ke RSUD untuk di lakukan otopsi.

Baca Juga :  Tiga Tersangka Nyerah, Sempat Keluarkan Tembakan Peringatan

Kemudian Kapolres Bengkalis melakukan pengecekan CCTV dengan hasil bahwa di duga pelaku masuk ke dalam rumah sekitar pukul 08.06 WIB.

Pelaku sembunyi di tempat genset lalu masuk ke dalam rumah, setelah mendengar suara air di kamar mandi pelaku bersembunyi di balik pintu keluar.

korban di seret

Kemudian korban keluar dari kamar mandi menuju pintu keluar rumah, lalu korban kembali kedepan pintu kamar dan korban menuju pintu keluar.

lalu terjadi penganiayaan terhadap korban dengan mengikat kaki dan tangan korban menggunakan kabelti.

Lalu korban di seret ke depan kamar korban. pada saat korban berada di depan pintu kamar, korban masih melakukan perlawanan terhadap pelaku.

Namun pelaku terus melakukan penganiayaan dengan menggunakan martil dan sajam (pisau), sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Merasa ketakutan, pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi sambil menunggu teman korban, Ema masuk ke kamar korban,

lalu setelah itu Ema menghampiri kamar korban, pelaku langsung menyerang Ema dan mengancam akan membunuhnya apabila ia melawan.

Pelaku pun memasukan Erma ke dalam kamar korban, lalu pelaku meminta Ema untuk membantu memasukan mayat korban kedalam kamar.

Setelah itu pelaku menyuruh Ema untuk bersembunyi di dalam lemari, setelah itu pelaku bertanya kepada kembali kepada ema “ada pisau” lalu ema mengatakan.

“di sini tidak ada pisau, pisau adanya di dapur.

Mendengar ucapan tersebut, pelaku langsung keluar kamar. setelah pelaku keluar kamar Ema pun langsung berlari keluar rumah menuju kedai kopi Tiam untuk meminta pertolongan.

Dari keterangan teman korban dan beberapa warga yang ada di sekitar lokasi, team menemukan ciri-ciri pelaku. Team pun langsung menyebar dan melakukan pencaharian.

Baca Juga :  Aan Ayam Akan Laporkan H Busro Orang Tua Bupati Muarajambi Masnah

Al hasil, sekitar pukul 14.00 WIB, Sat Reskrim berhasil menangkap pelaku di Jalan Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Saat di tangkap, pelaku pun tidak melakukan perlawanan dan hanya bisa pasrah.

Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo kepada wartawan, Jumat (8/9) membenarkan adanya satu pelaku Curas berinisial IM di tangkap. Jadi motif yang dil akukan pelaku ini adalah motif perekonomian.

Rumah Mewah Orang Kaya Di rampok, Pembantunya wanita Di bunuh pelaku.

 

sumber:pekanbarupos.co