JAMBI, NEWS  

Sudah 59 Orang Meninggal Akibat Covid-19

Kenali.co.id, JAMBI- Menjelang proses vaksinasi covid-19, jumlah kasus baru positif corona di Jambi terus bertambah. Kamis (7/1) kemarin, data dari gugus tugas penanganan covid-19 menyebutkan ada penambahan 57 kasus positif baru. Kini total warga Jambi yang sudah terinsfeksi virus corona sebanyak 3.454 orang.

 

Sementara yang sembuh juga bertambah sebanyak 48 orang. Kini totalnya menjadi  2.666 orang. Sedangkan yang meninggal dunia juga bertambah 2, menjadi 59 orang. Melihat tren penambahan kasus baru yang  terus meningkat, masyarakat dihimbau untuk terus waspada. Ikuti protocol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

Selain di Jambi, secara nasional, Indonesia memecahkan rekor penambahan kasus Covid-19 harian pada Kamis (7/1) sebanyak 9.321 kasus. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan rekor baru penambahan kasus ini disebabkan liburan panjang pada akhir Desember 2020. ”Bahkan angka ini meningkat hampir 500 hanya dalam waktu satu hari ini. Ini adalah imbas dari libur panjang,” kata Wiku dalam telekonferensi pers di Jakarta, Kamis.

 

Menurut Wiku, tingginya penambahan kasus COVID-19 ini menunjukkan masyarakat Indonesia belum mengambil pelajaran dari dampak tiga periode libur panjang sebelumnya. Libur panjang sebelumnya terjadi saat perayaan Idul Fitri 2020, Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2020, dan Maulid Nabi Muhammad di November 2020.

 

Sejak awal pandemi, kata Wiku, kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan. Peningkatan cukup tinggi sempat terjadi pada periode Agustus dan September 2020. “Yang mana pada periode ini jumlah kasus COVID-19 mengalami peningkatan sebesar 45.895 kasus,” ujar dia.

 

Sejak Maret 2020 hingga saat ini, Pulau Jawa dan Bali menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus COVID-19 di level nasional. Kontribusi Pulau Jawa dan Bali tidak pernah berada di bawah 50 persen dari penambahan kasus positif COVID-19 mingguan secara nasional Bahkan pada Desember 2020, sebanyak 129.994 kasus Covid-19 dikontribusikan oleh Pulau Jawa dan Bali. “Dan ini merupakan yang tertinggi sejak bulan Maret 2020,” ujarnya.

Baca Juga :  Besok, CE-Ratu dan KPU Adu Saksi di MK

 

Sementara jika dilihat dari total kumulatif kasus positif COVID-19 per 3 Januari 2021, wilayah Jawa dan Bali berkontribusi sebesar 65 persen atau 496.674 kasus dari total kasus positif di tingkat nasional.(*)

 

sumber:jambione