Sulit Dapatkan BBM, Warga Jambi Antre Berjam-jam di SPBU

  • Bagikan
?????????????????????????????????????????????????????????

Kenali.co.id, Jambi – Warga di Kota Jambi kembali kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). BBM jenis solar dan Pertalite harus didapatkan warga dengan cara antre hingga berjam-jam.

“Lah 3 hari termasuk hari ini saya keliling untuk bisa mendapatkan Pertalite. Awalnya saya cari di SPBU kawasan Kebun Jeruk, kosong Pertamax pun juga kosong, lalu saya cari lagi, di SPBU Telanai, kosong juga, akhirnya terpaksa cari di SPBU arah Simpang Rimbo, meski harus antre, ndak apalah, dari pada minyak motor kosong,” kata warga Kota Jambi, Afrizal, Jumat (22/10/2021).

Sulitnya mendapatkan BBM jenis solar dan Pertalite di SPBU itu dirasakan pada pagi dan sore hari. Warga hingga kini juga belum mengetahui apa penyebab sulitnya mendapatkan BBM jenis solar dan Pertalite.

Pantauan malam ini, SPBU di kawasan Simpang Rimbo, terlihat sejumlah kendaraan yang mengisi BBM jenis solar harus mengantre hingga sampai ke badan Jalan. Mobil-mobil yang membutuhkan solar harus antre hingga 1-2 jam untuk dapatkan bahan bakar.

Tidak hanya solar dan Pertalite, BBM jenis Pertamax dan Dexlite juga terkadang sulit didapatkan warga. Warga pun mengeluh dengan kondisi itu.

“Kita belum tahu juga alasannya apa kosong, kalau pagi, minyak kosong, lalu sore juga gitu, ada yang SPBU nya terisi tapi harus antre, nanti malam baru lah ada lagi. Pernah kita tanya, Pertalite ada jawab petugas SPBU, kosong, masih diperjalanan.

Lalu lihat Pertamax gitu juga kosong, tapi tidak semua SPBU Pertamax kosong, cuma kalau sulit didapat di SPBU sekarang ini solar dan Pertalite lah,” ujar Afrizal.

Kesulitan warga dalam mendapatkan bahan bakar di sejumlah SPBU di Kota Jambi sejauh ini belum direspons oleh pihak Pertamina. Bahkan kesulitan mendapatkan BBM itu dirasakan warga dengan cara mengantre berjam-jam hingga dinilai mengganggu aktivitas lainnya.(Yusuf/Kenali.co.id)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *