NEWS  

Tiga Desa di Merangin Ikuti Observasi Desa Anti Korupsi

Tiga Desa di Merangin Ikuti Observasi Desa Anti Korupsi
Tiga Desa di Merangin Ikuti Observasi Desa Anti Korupsi

KENALI.CO.ID – Merangin – Tiga desa di Kabupaten Merangin mengikuti observasi Desa Anti Korupsi yang digelar sebagai bagian dari inisiatif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Desa Sungai Udang di Kecamatan Pamenang, Desa Air Batu di Kecamatan Tabir Ilir, dan Desa Sido Lego di Kecamatan Tabir Lintas adalah desa-desa yang berpartisipasi dalam program ini.

Observasi pertama di laksanakan di Balai Desa Sungai Udang, Kecamatan Pamenang, pada Senin (24/6).

Acara tersebut di hadiri oleh perwakilan Tim Observasi Desa Anti Korupsi Provinsi Jambi, Azwardi, dan Sekretaris Inspektorat Merangin, Yoserizal.

Turut hadir dalam acara ini adalah Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Merangin, Syamsul Akiar, S

ekretaris Camat Pamenang, Pargito, Kepala Desa Sungai Udang, Ismail, serta para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

“Kegiatan observasi Desa Anti Korupsi ini merupakan mandat dari KPK yang di lakukan di semua kabupaten/kota di Provinsi Jambi,” ujar Azwardi, perwakilan Tim Observasi Desa Anti Korupsi Provinsi Jambi.

Azwardi menjelaskan bahwa dari tiga desa yang mengikuti observasi ini, akan di pilih satu desa yang mewakili Kabupaten Merangin ke tingkat Provinsi Jambi.

Ada lima komponen yang harus di penuhi oleh desa yang di observasi: tata laksana, pengawasan, fasilitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal.

Observasi  ini di lakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, masing-masing mengikutsertakan tiga desa untuk diobservasi,

dan nantinya akan di pilih satu desa dari setiap kabupaten/kota untuk mewakili di tingkat provinsi.

 

Desa penggalak dan berkomitmen

Sekretaris Inspektorat Merangin, Yoserizal, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Sungai Udang yang menyambut rombongan dengan meriah.

“Jadi, desa manapun yang nanti terpilih ke Provinsi Jambi tidak masalah. Yang terpenting adalah bagaimana tiga desa ini menjadi desa penggalak dan berkomitmen menjadi desa anti korupsi,” ujar Yoserizal.

Baca Juga :  Sedih dan Memprihatinkan! Belum Diresmikan, Museum Munir Malah Jadi Gudang

Yoserizal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Sungai Udang untuk bersama-sama menggiatkan Desa Anti Korupsi,

sehingga pemerintah desa dapat berjalan dengan baik dan mencapai pembangunan yang optimal.

Terpisah, Kepala Desa Sungai Udang, Ismail, berharap tim yang hadir dapat membimbing dan memberikan dukungan

agar Pemerintahan Desa Sungai Udang dapat lebih aktif dan menerapkan amanat undang-undang dengan baik. “Kami ingin transparansi maksimal dalam pengelolaan dana desa.

Untuk itu, kami butuh bimbingan dan arahan, tidak hanya pada even ini tetapi juga

secara berkelanjutan dari Inspektorat Merangin,” pinta Ismail. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *