UPDATE Kasus Corona Indonesia 10 Oktober 2021

  • Bagikan

Kenali.co.id, Jakarta – Berikut update informasi jumlah pasien virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat hingga Minggu (10/10/2021).

Jumlah kasus positif virus corona tercatat ada 894 penambahan dari sebelumnya 4.227.038 kasus.

Data tersebut dirilis dalam laman peta sebaran Covid19, covid19.go.id, Minggu sore.

Kini, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 4.227.932 sejak pertama terkonfirmasi pada 2 Maret 2020 silam.

Kabar baiknya, ada sejumlah 1.584 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Sehingga, jumlah pasien sembuh saat ini berjumlah 4.060.851 jiwa dari pasien sebelumnya yang sebanyak 4.059.267 jiwa.

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 39 pasien.

Total pasien meninggal dunia akibat virus corona menjadi 142.651 orang, dari yang sebelumnya sebanyak 142.612 orang.

Penambahan kasus positif tersebut tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Provinsi DKI Jakarta memiliki presentase jumlah kasus Covid-19 terbanyak dari total keseluruhan kasus.

Selanjutnya, disusul oleh Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pemerintah Targetkan Jumlah Kematian Hingga 0 Korban

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengabarkan bahwa pemerintah saat ini menargetkan Indonesia dapat menekan angka kematian hingga nol (0) korban.

Mengingat saat ini angka kematian masyarakat Indonesia akibat Covid-19 semakin menurun.

Target ini penting dilakukan agar masyarakat Indonesia terus berpacu dengan virus Covid-19.

Sehingga, ke depan Indonesia dapat benar-benar dikatakan berhasil dalam mengendalikan pandemi yang berkepanjangan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Wiku dalam konfernsi pers  secara virtual melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (7/10/2021).

“Jumlah kematian (akibat Covid-19) terus mengalami penurunan. Saat ini penting untuk melihat angka kematian dari jumlahnya, bukan presentasenya. Ini karena target kita saat ini menekan kematian hingga nol (0),” kata Wiku.

Pada kesempatan tersebut Wiku menyampaikan bahwa terdapat lima provinsi yang mengalami kenaikan jumlah kematian pada minggu ini.

Yakni Provinsi Jawa Tengah sebanyak 100 orang, Provinsi Jawa Timur sebanyak 81 orang, Provinsi  Aceh sebanyak 63 orang, Provinsi Papua sebanyak 44 orang dan Provinsi Bali sebanyak 41 orang.

Sementara itu, mengenai jumlah kasus aktifnya, kata Wiku, dalam seminggu terakhir ini, kasus aktif nasional berada di bawah 1 persen, yakni sebesar 0,86 persen.

Ini pertama kalinya Indonesia mencatatkan kasus aktifnya di bawah 1 persen.

“Untuk kasus aktif, untuk pertama kalinya kasus kita berada di bawah 1 persen, yaitu 0,86 persen di minggu terakhir,” terang Wiku.

Bahkan rata-rata dunia pun tidak pernah mencapai di bawah 1 persen.

Untuk diketahui, saat ini kasus aktif dunia sebesar 7,77 persen.

Terlebih, penurunan drastis ini dicapai dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan saja.

Ini, kata Wiku, adalah perkembangan yang sangat baik.

Mengingat pada lonjakan bulan Juli kemarin, kasus aktif nasional hampir mencapai 19 persen.

Meski begitu, terdapat lima wilayah yang masih tergolong mencatatkan angka kasus aktif tinggi.

Yaitu Provinsi Kalimantan Utara 8,83 persen, Provinsi Papua 5,33 persen, Provinsi Aceh 4 persen, Provinsi Kalimantan Tengah 3,08 persen, dan Provinsi Lampung 2,63 persen.

Untuk itu, diperlukan adanya perbaikan-perbaikan di wilayah ini.(Yusuf/Kenali.co.id)


GOLD POINT JAMBI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *